Banyaksekali objek geosfer yang dipelajari Geografi antara lain sebagai berikut. 1) Tentang penyebaran makhluk hidup secara geografi baik flora maupun manusia. 2) Bentuk-bentuk muka bumi dan segala proses yang menghasilkan bentuk-bentuk tersebut seperti terjadinya pegunungan, lembah, ngarai, jurang, dan dataran tinggi. Kebutuhanhidup manusia yang paling dominan adalah tuntutan seksual. Seks dapat membelit hidup sehinnga mencuatkan mimpi tertentu dalam sastra (Minderoop, 2011: 17). 1989: 88). Cerita pendek dibangun oleh unsur-unsur yang saling terpadu. Unsur-unsur tersebut adalah tokoh (dan penokohan), alur, latar, gaya bahasa, dan sudut pandang (Suyanto A manusia merupakan penulis sejarah B. peristiwa yang dikaji dalam sejarah terkait dengan manusia, bukan alam atau binnatang C. sejar SD Matematika Bahasa Indonesia IPA Terpadu Penjaskes PPKN IPS Terpadu Seni Agama Bahasa Daerah Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd. Pada dasarnya, manusia adalah penghuni planet bumi yang mendapatkan karunia dari Tuhan untuk mempelajari seluk beluk alam semesta. Sehingga dari ketiga makhluk hidup lain yaitu binatang dan tumbuhan, manusia diberi akal kecerdasan yang dipercaya untuk menggunakannya dalam ilmu pengetahuan. Disamping hal tersebut, manusia adalah makhluk sosial. Artinya setiap manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan dari manusia lain. Banyak ilmu yang mempelajari tentang manusia. Jika menggunakan pendekatan spasial spatial approach, manusia dapat dikaji dari ilmu geografi manusia. Persebaran manusia menjadi pokok bahasan utama dalam pembelajaran geografi manusia. Kaitan geografi manusia adalah penduduk dan sebangsanya. Untuk lebih mempelajari tentang pengertian geografi manusia dan kajiannya, simaklah pembahasan materi sebagai berikut. Pengertian geografi manusia adalah salah satu cabang ilmu geografi yang berisi sudut pandang keruangan dengan manusia sebagai inti pokok bahasan pembelajaran. Lingkup geografi manusia mencakup kependudukan, aktivitas sosial masyarakat, ekonomi, politik, sosial, budaya, dan adat istiadat. Untuk melakukan pembelajaran terkait geografi manusia, harus menguasai antroposfer yaitu ilmu yang mengkaji manusia. Contoh Kajian Geografi Manusia Geografi tidak melulu melakukan pembahasan soal kebumian dan peta. Struktur bumi di dalamnya terdapat banyak aspek yang bisa dikaji, termasuk manusia. Mempelajari manusia jika yang menjadi fokus adalah anatomi, maka masuk pada ilmu biologi. Jika yang dikaji adalah keuangan, maka masuk ilmu ekonomi. Ketika mengkaji dalam sudut pandang keruangan, baru bisa disebut geografi manusia. Berikut 10 kajian geografi manusia; Geografi Penduduk Geografi penduduk adalah cabang dari keilmuan geografi manusia yang pokok bahasan utamanya mengenai segala seluk beluk kependudukan. Mempelajari penduduk banyak komponennya. Misalnya kelahiran, kematian, dan migrasi itu bisa menjadi suatu pokok bahasan yang tak kunjung usai. Karena dengan keluar masuknya penduduk bisa menyebabkan banyak hal seperti bertambahnya kepadatan penduduk, dan lain-lain. Objek geografi penduduk fokusnya pada persebaran. Karena persebaran dapat untuk mengkaji pola tempat tinggal masyarakat. Sebagai contoh, pola hidup masyarakat perkotaan lebih cenderung memusat karena banyak lahan yang fungsinya menjadi gedung pemerintahan. Sedangkan pola permukiman masyarakat desa biasanya menyebar karena fungsi lahan banyak yang diperuntukkan sebagai arena pertanian. Berbeda lagi dengan penduduk bantaran sungai yang biasa membangun rumah dengan cara memanjang mengikuti daerah aliran sungai DAS. Selain persebaran, contoh kajian geografi penduduk dalam geografi manusia mencakup densitas, klasifikasi penduduk, perbandingan usia produktif, dan lain sebagainya. Karena dalam geografi penduduk, manusia berfungsi sebagai penghuni ruang yang terbatas atas kebutuhan sosial masyarakat. Geografi Permukiman Geografi permukiman adalah cabang ilmu dari geografi manusia yang berisi tentang kajian perkembangan wilayah permukiman di permukaan bumi baik daerah kota, desa, maupun kawasan terpencil. Studi ilmu yang fokus membahas tentang geografi permukiman telah tercantum secara keseluruhan melalui perencanaan wilayah dan kota. Ilmu tersebut sebagai planologi yaitu kompetensi yang mempelajari soal tata ruang dan perencanaan. Geografi Sosial Telah disinggung sedikit pada ulasan di atas bahwa manusia adalah makhluk sosial yang artinya tidak dapat hidup tanpa bantuan dari manusia lain. Pada cabang ilmu geografi manusia, ada yang disebutgeografi sosial. Geografi sosial adalah ilmu yang mempelajari tentang karakteristik penduduk dengan manajemen kebudayaan dan adat istiadat sebagai tolak ukur atau indikatornya. Dalam arti geografi sosial, biasanya diselingi dengan pembelajaran sosiologi dan antropologi. Bisa dianalogikan begini, Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki berbagai macam suku bangsa dan bahasa. Untuk menyatukan hal tersebut terciptalah jiwa nasionalisme. Pendeketan apa yang mampu menjunjung tinggi rasa nasionalisme? Yaitu dengan cara menyatukan kebudayaan melalui akulturasi budaya. Jika akulturasi budaya dapat terbentuk, selanjutnya masuklah asimilasi budaya. Dengan kata lain selanjutnya akan terbentuk integrasi sosial. Yaitu sifat saling menghargai antara budaya satu dengan lainnya. Integrasi sosial antar daerah membawa dampak munculnya integrasi nasional. Itu adalah serpihan harapan dari awal mula terbentuknya ilmu geografi sosial di pembelajaran masyarakat Indonesia. Geografi Sumber Daya Alam Pada intinya, definisi sumberdaya alam merupakan hasil bumi yang dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan hidup manusia secara masal. Dalam geografi manusia, terdapat salah satu cabang ilmu yang dinamakan sebagai geografi sumberdaya alam. Geografi SDA sebutan bagi geografi sumberdaya alam mempelajari seluk beluk hasil bumi dengan segala persebarannya di dunia. Tidak heran sering ditemukan peta persebaran minyak bumi di seluruh dunia. Karena memang fungsi utama dari geografi SDA adalah untuk memetakan hasil tambang yang ada di permukaan bumi. Sumberdaya alam secara umum terbagi 2, yaitu dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui. Sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui jumlahnya kian lama semakin menipis sehingga memerlukan inovasi baru dan menekan produksinya. Geografi Ekonomi Pengertian geografi ekonomi adalah cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari lokasi, distribusi, keruangan aktivitas ekonomi masyarakat dengan menggunakan spatial approach pendekatan spasial. Geografi ekonomi berguna untuk membatasi pengeluaran seserang mengunakan kerangka konsep atau peta konsep sehingga penekanan terhadap kebutuhan hidup dapat terlaksana dengan terstruktur. Sosiologi Sosiologi adalah salah satu cabang ilmu geografi manusia yang mempelajari tentang interkasi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat bertahan hidup tanpa bantuan dari manusia lain. Maka dari itu lahirnya ilmu yang memberi kajian pada interaksi manusia melalui ilmu sosiologi ini. Demografi Demografi adalah salah satu cabang ilmu dari geografi manusia yang mempelajari tentang kependudukan. Bisa dikatakan bahwa demografi dan geografi penduduk itu mirip. Namun demografi lebih spesifik. Contohnya begini karakteristik setiap manusia itu berbeda-beda. Dalam pembelajaran demografi ada salah satu komponen yang bernama klasifikasi penduduk. Disitulah pembelajaran kependudukan ciri khas demografi terlihat. Geografi Industri Geografi industri adalah salah satu cabang geografi manusia yang mempelajari tentang perindustrian. Sebagaimana diketahui bahwa pengertian industri adalah kegiatan mengolah barang mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Maka dari itu dalam kegiatan perindustrian mengutamakan produksi barang. Distribusi barang akan diserahkan pada agen yang kemudian sampai ke tangan konsumen. Komposisi Penduduk Komposisi penduduk merupakan salah satu cabang ilmu geografi manusia yang membahas tentang pembagian penduduk. Komposisi penduduk isinya tentang jenis kelamin, usia, pekerjaan, tingkat pendidikan, dan lain sebagainya. Fungsi dari komposisi penduduk adalah untuk mengetahui kualitas masyarakat suatu daerah yang nantinya data tersebut digunakan sebagai monografi wilayah oleh Badan Pusat Statistik BPS. Klasifikasi Tenaga Kerja Klasifikasi tenaga kerja merupakan salah satu cabang ilmu geografi manusia yang lebih spesifik mengatur tentang pembagian tenaga kerja. Sebagaimana kita ketahui bahwa pengertian tenaga kerja adalah orang yang telah memasuki masa usia produktif kerja, telah bekerja, atau sedang mencari pekerjaan. Klasifikasi tenaga kerja berguna untuk membagi tenaga kerja menjadi beberapa tingkatan. Nah, pembahasan di atas merupakan uraian materi yang menjelaskan tentang pengertian geografi manusia dan kajiannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dalam hal menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Geografi manusia sejatinya lebih berfokus pada ruang dan tempat. Prihal ini objek studi geografi manusia mencakup struktur spasial dan pola interaksi sosial yang terjadi. Seperti halnya yang terlihat dalam struktur arsitektur kota atau dalam organisasi spasial bidang ekonomi. Bahkan cangkupan ruang-ruang dalam pikiran, imajinasi geografis, dan karakter simbolis dari tempat yang terjadi interaksi antar wilayah. Misalnya jaringan ekonomi di seluruh dunia, jaringan pengetahuan global, dan lain-lain serta interdependensi antara tingkat spasial yang berbeda global, nasional, regional, dan lokal sangat relevan untuk melakukan kajian terkait geografi manusia. Diakui ataupun tidak pada saat ini geografi manusia sejatinya lebih banyak berfokus pada bidang-bidang khusus seperti geografi feminis, geografi anak-anak, studi pariwisata, geografi perkotaan, geografi seksualitas, dan geografi politik. Yang cabang studi tersebut telah berkembang untuk membantu lebih jauh dalam mempelajari praktik-praktik budaya dan manusia, serta beragam kegiatan yang berhubungan secara spasial dengan dunia. Pengertian Geografi Manusia Geografi manusia adalah studi tentang hubungan timbal balik antara orang, tempat, dan lingkungan, serta bagaimana hal tersebut bervariasi secara spasial dan temporal lintas dan antar lokasi dengan berfokus pada organisasi spasial dan proses yang membentuk kehidupan dan kegiatan manusia, dan interaksi mereka dengan tempat dan alam. Pengertian Geografi Manusia Menurut Para Ahli Adapun pengertian geografi manusia menurut para ahli, antara lain; Cambridge Dictionary, Geografi manusia adalah studi tentang berbagai upaya di mana masyarakat berkembang dalam kaitannya dengan lingkungan fisik. Encyclopedia, Arti geografi manusia adalah ilmu yang menggambarkan permukaan bumi, bentuk dan ciri-ciri fisiknya, divisi alam dan politiknya, iklim, dan produksi. Disiplin yang luas ini memiliki banyak titik kontak dengan ilmu alam dan sosial. Erin H. Fouberg, Alexander B. Murphy, dan H. J. de Blij, Definisi geografi manusia adalah kajian terhadap bagaimana manusia memanfaatkan tempat, bagaimana manusia mengorganisasir masyarakat dan ruang, bagaimana manusia melakukan interaksi dengan sesama yang laiinya pada satu tempat dengan tempat lain, dan bagaimana mereka memiliki kepekaan terhadap yang lain, dan lokasi, region serta dunianya. Sejarah Geografi Manusia Dalam sejarahnya, geografi manusia dipelopori oleh ahli geografi Prancis Vidal de la Blache Human Geography, 1918. Perkembangan dalam pengertian geografi sosial yang serupa terjadi di Jerman. Tidak seperti geografi fisik, yang terutama berkaitan dengan deskripsi dan analisis wilayah, geografi manusia berfokus pada interaksi antara populasi manusia dan wilayah. Hubungan tersebut sebagian besar telah diabaikan oleh teori dan penelitian sosiologis kecuali oleh sosiolog pedesaan dan perkotaan hingga baru-baru ini. Kesesuaian awal antara sosiologi dan geografi dihasilkan dari dampak Marxisme pada geografi manusia dan tentang sosiologi perkotaan. Selanjutnya telah ada diskusi yang lebih luas mengenai pentingnya hubungan yang ditentukan secara spasial untuk struktur dan proses sosial dan proses. Kontribusi penting telah dibuat oleh Anthony Giddens dalam hal penggabungan ruang dan waktu dalam teorinya tentang struktur sosial. Karya ini, pada gilirannya, telah mempengaruhi bersama-sama dengan epistemologi realis pengembangan geografi kritis atau pasca-modern, yang mencoba merekonstruksi dasar teoritis untuk geografi. Ruang Lingkup Geografi Manusia Objek studi geografi manusia ini mencakup aspek kependudukan, aspek aktifitas yang meliputi aspek ekonomi, aktifitas politik, aktifitas sosial dan budayanya. Penjelasannya; Geografi Penduduk Population Geography Geografi penduduk adalah cabang ilmu geografi manusia yang objek studinya berfokus pada aspek keruangan penduduk. Objek studi ini mencakup penyebaran, densitas, perbandingan jenis kelamin sex ratio, perbandingan manusia dengan luas lahan manland ratio, dan sebagainya. Pada subdisiplin ini, manusia dipelajari sebagai penghuni suatu wilayah, dianalisis kualitas dan kuantitas atau jumlahnya sesuai dengan wilayah yang ditempati, dianalisis rasio jumlah penduduk dengan luas lahan yang dihuni, dianalisis persebaran dan densitasnya dari satu wilayah ke wilayah lain dengan memperhatikan faktor lingkungan geografis yang mempengaruhinya, serta dianalisis pertumbuhannya sesuai dengan wilayah yang ditempati, dan demikian seterusnya. Geografi Ekonomi Economic Geography Geografi ekonomi adalah cabang studi geografi manusia yang bidang kajiannya berupa struktur keruangan aktifitas ekonomi manusia. Hal tersebut menunjukkan bahawa titik berat studinya yaitu aspek keruangan struktur ekonomi manusia. Sehingga prihal ini geografi ekonomi membahas bagaimana upaya manusia alam mengeksploitasi sumber daya alam, menghasilkan barang dagangan, pola lokasi, dan persebaran dari suatu kegiatan industri. Geografi Politik Political Geography Geografi politik adalah cabang studi geografi manusia yang bidang kajiannya adalah aspek keruangan pemerintahan atau kenegaraan yang meliputi hubungan regional dan internasional pemerintahan atau kenegaraandi permukaan bumi. Pada subdisiplin ini, lingkungan geografi dijadikan sebagai dasar perkembangan dan hubungan kenegaraan. Bidang kajian geografi politik meliputi aspek keruangan, aspek politik, aspek hubungan regional dan internasional. Faktor fisik, sosial, budaya, sejarah dan politik yang dipergunakan sebagai dasar analisa geografi politik dalam meninjau kekuatan dan hubungan kenegaraan dan pemerintahan suatu wilayah, serta hubungannya dengan wilayah pemerintahan dan kenegaraan lainnya di permukaan bumi. Geografi Pemukiman Settlement Geography Geografi Pemukman adalah cabang studi geografi manusia yang berkenaan dengan perkembangan pemukiman di suatu wilayah di permukaan bumi. Pokok bahasan yang dikaji pada geografi pemukiman adalah bagaimana suatu wilayah mulai dihuni manusia, bagaimana perkembangan pemukiman tersebut, bagaimana bentuk pola pemukiman, dan faktor geografi yang mempengaruhi perkembangan dan pola pemukiman tersebut. Pemukiman itu, baik di pedesaan maupun di perkotaan, menjadi objek kajian geografi pemukiman. Kajian geografi pemukiman, erat hubungannya dengan sejarah dan perekonomian suatu wilayah dan perwilayahan. Bidang kajian geografi pemukiman adalah penyebaran dan relasi keruangan pemukiman. Geografi Sosial Social Geography Geografi sosial adalah cabang studi geografi manusia yang bidang kajiannya adalah aspek keruangan yang karakteristik dari penduduk, organisasi sosial, unsur kebudayaan dan kemasyarakatan. Subdisiplin geografi ini bidang kajiannya berkenaan dengan unsur tempat yang merupakan wadah kemasyarakatan manusia, sehingga erat hubungannya dengan studi sosiologi. Ditinjau dari segi penyebaran dan organisasi sosial, pemukiman, bahasa dan kepercayaan dapat dimasukkan ke dalam bidang kajian Geografi Sosial. Fungsi Geografi Manusia Fungsi Geografi Manusia Kegunaan mempelajari geografi manusia. Antara lain; Distribusi dan jaringan Geografi manusia memiliki kepedulian terhadap distribusi dan jaringan manusia dan budaya di permukaan Bumi. Seorang ahli geografi manusia menyelidiki dampak lokal, regional, dan global dari meningkatnya kekuatan ekonomi China dan India, yang mewakili 37 persen dari orang-orang di dunia. Mereka juga mungkin melihat bagaimana konsumen di Cina dan India menyesuaikan diri dengan teknologi dan pasar baru, dan bagaimana pasar merespons basis konsumen yang begitu besar. Para ahli geografi manusia juga mempelajari bagaimana manusia menggunakan dan mengubah lingkungan mereka. Mereka juga mempelajari bagaimana sistem politik, sosial, dan ekonomi diorganisir di seluruh ruang geografis. Ini termasuk pemerintah, organisasi keagamaan, dan kemitraan perdagangan. Mengontrol Aktivitas Pembagian utama dalam geografi manusia mencerminkan kekhawatiran dengan berbagai jenis aktivitas manusia dan cara hidup mereka. Beberapa contoh geografi manusia termasuk geografi perkotaan, geografi ekonomi, geografi budaya, geografi politik, geografi sosial, dan geografi populasi. Ahli geografi manusia mempelajari pola dan proses geografis di masa lalu sebagai bagian dari subdisiplin geografi sejarah. Sedangkan mereka yang mempelajari bagaimana orang-orang memahami peta dan ruang geografis termasuk subdisiplin ilmu yang dikenal sebagai geografi perilaku. Hubungan Manusia dan Lingkungan Banyak ahli geografi manusia yang tertarik untuk mengkaji hubungan antara manusia dan lingkungan yang termasuk dalami subdisiplin geografi budaya dan geografi politik. Ahli geografi budaya mempelajari bagaimana lingkungan alam mempengaruhi perkembangan budaya manusia, seperti bagaimana iklim mempengaruhi praktik pertanian suatu daerah. Ahli geografi politik mempelajari dampak situasi politik pada interaksi antara manusia dan lingkungannya, serta konflik lingkungan, seperti perselisihan hak atas air. Manusia dan Kesehatan Beberapa ahli geografi manusia berfokus pada hubungan antara kesehatan manusia dan geografi. Misalnya, ahli geografi kesehatan membuat peta yang melacak lokasi dan penyebaran penyakit tertentu. Mereka menganalisis kesenjangan geografis akses perawatan kesehatan. Mereka juga tertarik untuk mengkaji dampak lingkungan terhadap kesehatan manusia, terutama efek dari bahaya lingkungan seperti radiasi, keracunan timbal, atau polusi air. Contoh Geografi Manusia Adapun contoh kajian geografi manusia diantaranya yaitu Sejarah Misalnya saja kajian tentang sejarah dispersal agama Kong Hu Chu di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur. Dengan menggunakan sudut pandang studi geografi manusia maka perlu diteliti mengapa hal ini terjadi di Tuban? Agama Kong Hu Chu banyak dijumpai di Tuban karena Tuban merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang letaknya strategis sebagai daerah perdagangan yang terletak di jalur pantai utara jawa. Hal tersebut akan mempermudah penyebaran kebudayaan atau kepercayaan baru dengan datangnya orang-orang baru yang melakukan aktivitas di tempat tersebut semisal berdagang. Pemanfaatan Lahan Kajian tentang pemanfaatan lahan di dataran tinggi Dieng sebagai lahan pertanian kentang oleh masyarakat sekitar. Hal itu berbeda dengan pemanfaatan lahan di Jogja, yang sebagian besar digunakan untuk pemukiman dan fasilitas–fasilitas umum perkotaan. Mengapa ini terjadi? Apa imbasnya? Kita mengenal bahwa dataran tinggi merupakan daerah yang cocok untuk penanaman sayuran dan lain sebagainya. Sedangkan daerah pertumbuhan kota diisi oleh sektor pemerintahan dan fasilitas umum. Dalam hal ini, kajian keilmuan geografi, sudut pandang, dan pendekatan yang digunakan haruslah beriringan. Yakni antara pendekatan spasial, ekologikal, dan kompleks wilayah. Persebaran Penduduk Kajian tentang persebaran penduduk. Sudut pandang geografi manusia akan meneliti mengapa di daerah dataran penduduknya lebih banyak jika dibandingkan dengan daerah pegunungan, mengapa penduduk di daaerah dataran cenderung menyebar secara merata, sedangkan di pegunungan mengelompok, mengapa pertumbuhan penduduk di suatu wilayah tinggi atau pun rendah, faktor fisik dan sosial budaya apa yang berpengaruh dan sebagainya. Kesimpulan Dari penjelasan yang dikemukakan. Dapatlah dikatakan bahwa geografi manusia adalah ilmu tentang organisasi spasial tindakan manusia dan hubungan antara masyarakat dan lingkungan. Disinilah terlihat bahwa hal yang paling mendasarkan pada pendekatan topik dan struktural dalam melakukan studi aspek kemanusiaan. Disisi lainnya geografi Manusia dibagi menjadi beberapa cabang, yaitu seperti geografi penduduk, geografi ekonomi, geografi politik, geografi pemukiman, dan geografi sosial. Sehingga apa yang dipelajari dalam geografi manusia lebih bersekutu dengan ilmu sosial dan humaniora. Disisi lainnya, geografi manusia adalah studi tentang beragam aspek budaya yang dapat ditemukan di seluruh dunia dan bagaimana hubungannya dengan ruang dan tempat mereka berasal. Beberapa fenomena sosial budaya utama yang dipelajari dalam geografi manusia termasuk bahasa, agama, struktur ekonomi dan pemerintahan yang berbeda, seni, musik, dan aspek budaya lainnya yang menjelaskan bagaimana dan/atau mengapa masyarakat berfungsi sebagaimana yang mereka lakukan di daerah tempat tinggal mereka. Bentang alam budaya juga penting karena menghubungkan budaya dengan lingkungan fisik di mana orang tinggal. Hal ini penting karena dapat membatasi atau memelihara pengembangan berbagai aspek budaya. Misalnya, orang-orang yang tinggal di daerah pedesaan lebih sering terikat secara budaya dengan lingkungan alam di sekitar mereka daripada mereka yang tinggal di daerah metropolitan yang besar. Demikianlah penjelasan serta pengulasan atas beragam materi pengertian geografi manusia menurut para ahli, ruang lingkup, fungsi, dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah referensi bagi segenap pembaca sekalian. Geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang fenomena nyata baik itu fisik maupun non fisik dalam kehidupan manusia. Kata geografi berasal dari bahasa yunani geo yang berarti bumi dan grapein yang berarti tulisan atau Geografi menurut para ahliErastothenes- Menyatakan bahwa geografi merupakan penggambaran tentang bentuk permukaan bumiClaudius Ptolomaeus- Menyatakan geografi suatu bentuk penyajian dari sebagian atau seluruh bagian permukaan bumi dalam bentuk 1954- Menyatakan bahwa geografi adalah interaksi yang terjadi antar ruangStrabo 1970- Dalam konsep natural Attribute of place menyatakan bahwa geografi memiliki keterkaitan dengan lokasi, karakteristik, serta hubungan antar wilayah yang terjadi secara dan Mukerne- Menyatakan bahwa geografi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bumi beserta kehidupan di dalamnya, segala hal yang mempengaruhi pandangan hidup, makanan yang dikonsumsi, pakaian yang dikenakan, rumah yang dihuni, serta tempat-tempat rekreasi yang Paul Vidal De La Videl- Menyatakan bahwa geografi merupakan study mengenai kualitas negara-negara dimana manusia sebagai pengelola alam menjadi penentu dalam Bintaro 1981- Menyatakan bahwa geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi baik secara fisik maupun hal-hal yang menyangkut kehidupan makhluk hidup serta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkunagn, serta regional untuk kepentingan program, proses, serta keberhasilan suatu Von Rithoffen– Geografi merupakan ilmu yang mempelajari gejala serta sifat-sifat permukaan bumi beserta penghuninya yang tersusun berdasarkan letak. Selain itu, ilmu tersebut juga menjelaskan hubungan timbal balik antara sifat serta gejala-gejala Haris 2012- Menjelaskan bahwa geografi merupakan ilmu yang mengkaji aspek-aspek yang berada di permukaan bumi beserta konsep spasial yang dimanfaatkan dalam hasil seminar dan lokakarya di Semarang 1988- Menjelaskan bahwa geografi merupakan ilmu yang mempelajari tentang persamaan serta perbedaan fenomena geosfer berdasarkan kewilayahan serta kelingkungan dalam konteks definisi geografi menurut para ahli, kita juga akan menjelaskan mengenai konsep geografi yang dijelaskan oleh para ahli geografi yang terdapat di sekitar kita merupakan semua hal yang memiliki keterkaitan spasial antara faktor fisik dan non fisik, yang di dalamnya terdapat dua pola pembelajaran yaitu pola nyata yang berupa pemahaman, serta pola abstrak yang berupa geografis memungkinkan terjadinya eksplorasi hubungan antara manusia, lingkungan alam, serta budaya yang masing-masing terdapat komponen spasial di dalamnya. Dengan adanya konsep geografi, akan dapat membantu para ahli geografi dalam menyusun kerangka kerja yang nantinya digunakan untuk menafsirkan serta mewakili informasi tentang Konsep Geografi menurut para ahli antara lain adalah 1. Menurut Nursid SumaatmadjaKonsep geografi menurut Nursid Sumaatmadja merupakan suatu pola abstrak yang berkaitan dengan gejala-gejala nyata tentang geografi. Di dalam konsep geografi terdapat nilai guna, keterkaitan ruang, interaksi, serta Geografi dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu 1. Konsep Geografi DenotatifYaitu suatu konsep yang dapat memberikan penjelasan tentang pengertian-pengertian gejala geografi berdasarkan definisinya. Misalnya erosi merupakan suatu peristiwa dimana terjadi proses pemindahan massa bebatuan dari satu tempat ke tempat yang lain melalui perantara suatu zat yang ada di permukaan bumi yang terjadi secara Konsep dasar KonotatifYaitu suatu konsep yang memiliki pengertian lebih luas jika dibandingkan dengan pengertian secara harfiah, dimana di dalam konsep tersebut terdapat segala aspek yang memiliki hubungan dengan konsep-konsep yang dibahas seperti faktor pendukung, persebaran, jenis, manfaat, serta proses pembentukannya. Seperti contoh proses terjadinya efek rumah kaca yang menyebabkan pemanasan Menurut Ikatan Geograf Indonesia IGIDalam Seminar Loka Karya yang diadakan oleh Ikatan Geograf Indonesia IGI di Semarang pada tahun 1988 menghasilkan suatu rumusan yang menyatakan bahwa geografi merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dan unsur-unsur geosfer dengan sudut pandang kewilayahan atau kelingkungan dalam konteks waktu ke waktu, definisi, pengertian, serta sejarah tentang geografi selalu mengalami perkembangan. Namun jika dikaji lebih mendalam terdapat beberapa kesamaan titik pandang dari kajian-kajian tersebut, yaitu Bumi sebagai tempat untuk tinggalHubungan antara manusia dengan lingkunganDimensi ruang serta historinyaBerbagai pendekatan seperti pendekatan spasial, ekologi, serta kesamaan-kesamaan titik pandang tersebut, maka muncullah 10 konsep esential geografi, yaitu 1. Konsep LokasiMerupakan suatu konsep utama yang digunakan untuk mengetahui fenomena-fenomena geosfer serta tempat terjadinya fenomena seperti pada lapisan atmosfer. Konsep ini menganalisa adanya aspek-aspek baik itu positif maupun negative dari berbagai tempat di permukaan bumi. Konsep ini terbagi menjadi 2, yaitu Konsep lokasi absolut yaitu lokasi suatu wilayah berdasarkan garis lintang dan garis bujur dan memiliki sifat yang tetap. Misalnya Letak astronomis Indonesia terletak pada 6°LU – 11°LS dan 95°BT – 141° Lokasi relatif, yaitu lokasi dari suatu daerah di permukaan bumi yang mengalami perubahan sifat karena pengaruh dari daerah di sekitarnya. Misalnya tanah yang berada di daerah perkotaan biasanya memiliki harga yang lebih Konsep JarakMerupakan suatu konsep yang menggambarkan adanya jarak antara dua wilayah. Konsep ini berkaitan dengan lokasi, kehidupan sosial, serta ekonomi dan bersifat relative. Dengan adanya jarak, maka hal tersebut juga berpengaruh terhadap harga maupun nilai dari suatu barang. Misalnya pada saat seseorang sedang bepergian dengan membawa barang-barang yang cukup banyak, maka hal tersebut akan berpengaruh pada biaya transportasi atau tanah yang letaknya jauh dari jalan raya, akan memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan tanah yang berada di dekat jalan jarak terbagi dalam 2 golongan, yaitu Konsep jarak absolut, yaitu jarak yang satuan panjangnya diukur dengan kilometer. Misalnya jarak antara kota A dan kota B adalah 100 Jarak Relative, yaitu jarak yang satuan panjangnya diukur dengan waktu . Misalnya Dari kota A kita bisa menjangkau kota B dalam waktu lima Konsep keterjangkauan accesbilityKonsep ini memiliki keterkaitan dengan kondisi suatu permukaan bumi, dimana hal tersebut dapat menyangkut bagaimana cara untuk dapat menjangkau suatu lokasi atau daerah, alat transportasi apa yang digunakan untuk mencapainya, alat komunikasi yang digunakan, dan masih banyak lagi. Misalnya suatu daerah yang terisolasi karena kondisi permukaan buminya seperti sebuah desa yang terletak di antara rawa-rawa dan hutan akan menyebabkan daerah tersebut sulit Konsep PolaMerupakan konsep geografi yang memiliki kaitan dengan ketergantungan pada berbagai fenomena geografis di permukaan bumi. Kata lainnya adalah konsep pola merupakan sesuatu yang berulang sehingga menghasilkan bentuk yang lebih konsisten. Konsep pola menitikberatkan konsepnya pada pola keruangan baik alami maupun sosial konsep ini adalah pola pemukiman yang berada di daerah pegunungan kebanyakan mengikuti pola penyebaran, sedangkan pemukiman yang berada di daerah pinggiran sungai biasanya mengikuti pola yang Konsep MorfologiKonsep ini sesuai dengan kondisi di permukaan bumi sebagai hasil dari tenaga endogen maupun eksogen seperti terciptanya dataran rendah, pegunungan, maupun dataran tinggi, dan lain sebagainya. Dengan mengikuti konsep ini, maka orang akan mudah dalam memperkirakan kondisi suatu dataran rendah di sepanjang pantai utara Jawa kebanyakan dipergunakan sebagai perkebunan tebu. Contoh lainnya adalah daerah dataran tinggi atau pegunungan sangat cocok untuk dijadikan sebagai lahan perkebunan maupun Konsep AglomerasiKonsep aglomerasi atau konsep mengelompok merupakan konsep yang berkaitan dengan penyebaran objek-objek geografi yang ada di permukaan bumi berdasarkan pada unsur-unsur yang di rasa menguntungkan atau berdampak dari konsep ini adalah pemukiman yang berada di daerah pedesaan biasanya berkelompok di dekat lahan pertanian atau lahan-lahan yang Konsep nilai guna utilitasMerupakan keadaan geografis suatu wilayah yang bersifat relatif yang dipengaruhi oleh berbagai macam faktor seperti lokasi, jarak, maupun keterjangkauannya. Suatu wilayah di permukaan bumi ini memberikan manfaat yang tidak sama bagi semua Laut memiliki nilai guna yang tinggi bagi nelayan daripada bagi Konsep interaksi dan interdependensiYaitu suatu konsep yang di dalamnya terdapat hubungan timbal balik antara dua wilayah atau lebih sehingga menghasilkan fenomena, penampilan, maupun masalah yang baru dimana dalam konsep ini suatu fenomena akan tergantung pada fenomena yang interaksi antara daerah perkotaan dengan daerah pedesaan terjadi karena adanya perbedaan sumber daya yang dihasilkan. Daerah pedesaan biasanya menghasilkan bahan-bahan baku, sedangkan daerah perkotaan menghasilkan berbagai macam produk industri. Kondisi tersebut menjadikan kedua wilayah saling Konsep Area DiferensiasiYaitu konsep yang memandang bahwa suatu daerah yang ada di permukaan bumi ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda, seperti jenis tanaman, cara hidup, maupun mata pencaharian penduduk jenis tanaman yang dibudidayakan di daerah dataran tinggi memiliki perbedaan dengan tanaman yang dibudidayakan di daerah dataran rendah, seperti di ketinggian 0-700 meter jenis tanaman yang dibudidayakan adalah tebu, jagung, dan kelapa. Di daerah dengan ketinggian 700-1500 meter jenis tanaman yang dibudidayakan antara lain adalah kopi, teh, kakao, tembakau, kina, dan lain sebagainya. Di daerah dengan ketinggian 1500-2500 meter jenis tanaman yang di budidayakan antara lain adalah pinus, dan pohon cemara. Sedangkan di daerah yang memiliki ketinggian lebih dari 2500 meter jenis tanaman yang dibudidayakan adalah lainnya adalah bahwa di daerah pesisir pantai, kebanyakan penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan, sedangkan di daerah dataran rendah, mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai Konsep Keterkaitan tata ruangKonsep ini memandang adanya keterkaitan antara peristiwa atau fenomena yang satu dengan yang lainnya, baik itu dari segi fisik maupun non keterkaitan antara kehidupan di daerah perkotaan dan pedesaan seperti masyarakat yang ada di perkotaan memerlukan bahan baku yang dihasilkan oleh masyarakat di daerah pedesaan dalam proses produksi produk-produknya. Sedangkan masyarakat pedesaan perlu untuk memasarkan bahan-bahan alami yang mereka hasilkan ke daerah Menurut Henry J Warman Untuk mengungkapkan gejala-gejala yang ada di permukaan bumi, Henry J. Warman mengemukakan 15 konsep geografi yang dapat dipergunakan sebagai landasan. Jadi dengan begitu maka akan di dapat pemahaman mengenai hubungan sebab akibat, fungsi, proses terjadinya, maupun masalah-masalah yang hadir dalam kehidupan sehari-hari. Adapun kelima belas konsep tersebut adalah 1. Regional Concept konsep regionalMerupakan sebuah konsep yang didasarkan pada definisi regional itu sendiri, yaitu wilayah dipermukaan bumi yang memiliki karakteristik yang khusus seperti keadaan alam maupun kehidupan sosial budayanya, sehingga nantinya akan dapat dibedakan antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lainnya. Dala ilmu geografis, kosep ini dianggap memiliki sifat yang komprehensif. Dan dengan adanya konsep ini, diharapkan setiap orang mampu melakukan analisa terhadap permasalahan-permasalahan atau gejala-gejala yang terjadi di muka bumi dengan analisa spasial keruangan serta mampu menelaah adanya hubungan timbal balik diantara komponen-komponen dari konsep regional antara lain Jika dilihat berdasarkan kondisi alamiah region kutub, gurun, kawasan pantai, kawasan hutan hujan tropis, dataran tinggi pegunungan, serta dataran dilihat dari kehidupan sosial budaya daerah perkotaan, daerah pedesaan, hortikultur, dan lain Life layer Concept konsep batas kehidupanManusia serta makhluk hidup lain memiliki batasan-batasan tertentu agar bisa betahan hidup di suatu wilayah di permukaan bumi ini. Konsep ini dapat didefinisikan bahwa bumi merupakan suatu tempat yang diperuntukkan bagi manusia serta makhluk lainnya untuk bertahan hidup, meskipun sebagian wilayah dari permukaan bumi tersebut tidak dapat dihuni. Beberapa faktor yang mempengaruhi konsep ini antara lain adalah ketersediaan sumber daya alam, serta kemampuan yang dimiliki manusia dalam memanfaatkan sumber daya alam Kawasan kutub yang selalu ditutupi oleh bongkahan es, salju yang begitu tebal dengan suhu yang sangat rendah merupakan kawasan yang sulit dijadikan sebagai ruang hidup maupun tempat untuk bersosialisasi oleh manusia, hewan, maupun tumbuhan. Meskipun ada, jumlahnya sangatlah gurun yang gersang dan memiliki suhu yang sangat ekstrim juga menjadi pembatas bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup yang lain. Namun gurun juga memiliki fungsi gurun pasir bagi kehidupan makhluk Man ecological dominant concept konsep manusia sebagai makhluk yang paling dominanManusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna yaitu dengan dibekalinya akal atau kemampuan untuk berfikir sehingga dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya itu, manusia mampu menciptakan sesuatu. Dengan kata lain, manusia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan pada lingkungan hidup, baik itu dalam upaya meningkatkan kualitas maupun justru untuk untuk meningkatkan kesejateraan penduduk dan sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan hidup, maka pemerintah mengubah kawasan hutan hujan tropis yang berada di Kalimantan sebagai lahan bagi pemukiman serta lahan pertanian bagi para transmigran. Dan mereka yang tidak bertanggung jawab secara sengaja melakukan eksploitasi hutan secara besar-besaran untuk mengambil kayunya yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Di satu pihak terdapat keuntungan dari alih fungsi hutan tersebut, namun di pihak lainnya ancaman akan kerusakan hutan dapat mengakibatkan naiknya suhu bumi serta terjadinya pencemaran udara akibat pembakaran Globalism concept konsep globalismePada dasarnya wilayah di permukaan bumi ini merupakan satu kesatuan, sehingga apabila terjadi perubahan pada wilayah yang satu, maka hal tersebut akan berpengaruh pada wilayah yang lainnya. Konsep ini telah dipergunakan dalam upaya penyebaran informasi keseluruh wilayah di bumi ini tanpa terhalang oleh batas negara, batas wilayah, maupun batasan kita bisa mengetahui kejadian-kejadian dari seluruh penjuru dunia melalui berita, internet, telepon, maupun media Spatial interaction concept Konsep interaksi keruanganKonsep ini memberikan gambaran tentang keterkaitan antar komponen ruang di permukaan bumi ini, seperti faktor alami, faktor alami dengan kehidupan manusia, faktor alami dengan kehidupan sosial budaya, atau juga antar untuk melakukan analisa peristiwa banjir atau erosi di suatu daerah di permukaan bumi ini, yang menjadi fokus utama analisa tersebut ialah bagaimana tindakan atau perilaku manusia terhadap lingkungan sehingga peristiwa tersebut bisa terjadi seperti penggundulan hutan yang menjadi daerah resapan air, alih fungsi lahan pertanian, atau mungkin karena pengaspalan sehingga menyebabkan tanah kurang mampu dalam menyerap air. Kondisi tersebut menyebabkan air yang seharusnya terserap oleh tanah berubah menjadi aliran air di permukaan penyebab banjir atau erosi Areal Relationship Concept Konsep hubungan timbal balikKonsep ini menyajikan gambaran terkait adanya hubungan timbal balik antar wilayah di permukaan bumi, yang menjadi faktor utama pada peristiwa tersebut adalah faktor alam dan faktor terjadinya hubungan timbal balik antara masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan dengan masyarakat yang tinggal di perkotaan, yang mana masyarakat pedesaan merupakan produsen dari bahan baku yang dibutuhkan oleh masyarakat perkotaan yang dalam hal ini bertindak sebagai produsen bahan jadi. Dan sebaliknya masyarakat pedesaan juga membutuhkan barang jadi yang diproduksi oleh masyarakat perkotaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Areal Likenesses Concept Konsep kesamaan wilayahKonsep ini menjelaskan bahwa terkadang beberapa wilayah di permukaan bumi ini memiliki gejala, sifat alamiah, maupun kehidupan sosial yang hampir beberapa wilayah seperti Indonesia, Brazil, Kongo, serta Zaire merupakan negara-negara yang memiliki iklim tropis. Keempat negara tersebut banyak memiliki kesamaan, diantaranya adalah karakteristik wilayah dari ke empat negara tersebut yaitu adanya hutan hujan tropis. Contoh yang lainnya adalah karena sebagian besar penduduknya berasal dari ras melayu, maka Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan dalam hal Areal Differences Concept Konsep Perbedaan WilayahHal ini merupakan kebalikan dari konsep sebelumnya, dimana terdapat perbedaan diantara wilayah-wilayah yang ada di permukaan bumi Daerah pantai dan daerah dataran tinggi memiliki perbedaan kondisi alam wilayah yang cukup signifikan seperti suhu di daerah pantai relatif panas, sedangkan di dataran tinggi suhunya relatif Areal Uniquennes Concep Konsep Keunikan WilayahKonsep ini menggambarkan tentang adanya kekhasan serta keunikan suatu wilayah jika dibandingkan dengan wilayah meskipun memiliki tempat tinggal yang sama, yaitu di Sumatra Utara, akan tetapi orang-orang batak serta orang-orang Deli memiliki perbedaan bahasa dalam melakukan Areal Distribution Concept Konsep Distribusi atau persebaran wilayahKonsep ini menggambarkan adanya ketidakmerataan berbagai fenomena, gejala, maupun fakta-fakta yang menyebar di permukaan Daerah perambangan Nikel di Indonesia terdapat di Singkep, Bangka, serta Belitung. Sedangkan untuk tambang minyak bumi terdapat di sepanjang papua bagian utara, Pantai Jawa bagian utara, pantai timur kalimantan, serta sepanjang pantai timur pulau Relative Location Concept Konsep Lokasi RelatifKonsep ini menjelaskan tentang keberadaan suatu wilayah di permukaan bumi yang memiliki lokasi berdasarkan wilayah yang ada di sekitarnya., dimana sesuai dengan adanya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kehidupan sosial budaya, lokasi relatife dari wilayah tersebut lambat laun bisa mengalami Posisi relative pulau Sulawesi adalah diantara pulau Kalimantan dan pulau Irian Jaya, Indonesia memiliki posisi relative antara 2 samudra dan 2 Comperative Advantage Concept Konsep Keuntungan secara KomparativeKonsep ini menggambarkan terjadinya perbandingan antara wilayah-wilayah di permukaan bumi melalui kompone-komponen di dalamnya, baik itu yang berasal dari unsur alamiah, maupun unsur sosial sehingga dapat diketahui tentang adanya kelebihan maupun kekurangan wilayah tersebut yang dengan begitu nantinya kebijakan-kebijakan yang menyangkut karakteristik suatu wilayah dapat Perpetual Transformation Concept Konsep Transformasi yang berkesinambunganKonsep ini memberikan gambaran tentang adanya unsur-unsur geografi pada suatu wilayah yang akan selalu mengalami perkembangan dan proses transformasi secara dan berkelanjutan sesuai dengan ruang dan waktu Culturally Defined Recources Concept Konsep Penetapan Sumber DayaKonsep memberikan penjelasan terkait dengan tingkat optimalisasi pengelolaan serta pemanfaatan Sumber Daya yang ada di suatu wilayah dipermukaan bumi, dimana wilayah satu dan yang lainnya memiliki sumber daya yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut terkait oleh faktor budaya, adat istiadat, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi penduduk di wilayah tersebut, dimana setiap wilayah memiliki cara yang berbeda-beda dalam rangka mengeksploitasi sumber daya sesuai dengan kondisi Round Earth On Flat Paper Concept Konsep Bumi Bulat pada Bidang DatarKonsep ini memiliki keterkaitan dengan keberadaan peta yang merupakan hasil karya manusia dalam upaya mentransformasikan bentuk bumi yang bulat beserta fenomena-fenomena yang terjadi ke dalam suatu bidang datar melalui sistem proyeksi, yaitu suatu sistem yang digunakan untuk mentransformasikan bidang lengkung ke dalam bidang datar. Dalam ilmu perpetaan kartografi terdapat 3 proyeksi peta, yaitu silinder, kerucut, serta Menurut Getrude WippleGetrude Wipple mengeluarkan konsep geografi. Konsep ini merupakan bentuk penyederhanaan dari 15 konsep yang telah diajukan oleh Henry J. Warman menjadi 5 konsep saja yang akan lebih mudah dipahami karena menurut konsep ini menjadi lenbih sedikitBerikut adalah konsep geografi menurut Getrude Wipple yaitu The Earth as a planet Bumi sebagai sebuah planetVaried ways Of Living Keragaman Cara HidupVaried Natural Region Keragaman Region alamSignificance Of Region To Man Arti manfaat region bagi manusiaThe Importance of Location in Understanding World Affairs Peranan Lokasi dalam memahami kejadian-kejadian di dunia5. Menurut N. DaldjoeniDaldjoeni mengungkapkan tujuh konsep geografi yang memiliki pengertian dari beberapa konsepnya yang akan di jelaskan satu persatu agar lebih mudah dipahami serta memberikan informasi yang pasesuai menurut ahli konsep N. Daldjoeni konsep geografi terbagi menjadi 1. Penghargaan Budayawi terhadap bumiManusia telah dapat menganalisa keanekaragaman lingkungan yang berbeda-beda, baik menurut pandangan hidup maupun menurut negrinya sejak zaman dahulu kala. Kemajuan teknologi sekarang ini tidak dapat lepas dari adanya perubahan pandangan manusia terhadap lingkungan alam sebagai sumber daya. Dimana dalam melakukan eksplorasi maupun eksploitasi terhadap sumber daya tersebut sangat bergantung pada kompetensi, ikatan sosial, tingkat pendidikan, stabilitas politik, kebijakan pemerintah, serta adanya semangat Konsep Regional wilayahKonsep ini menjelaskan bahwa suatu daerah di permukaan bumi dipandang memiliki homogenitas dalam hal bentuk bentang alamnya maupun Suatu daerah yang merupakan daerah kapur kondisinya secara umum dapat diartikan sebagai daerah yang tandus, pekonomian penduduk yang lemah, pola migrasi yang kuat, dan lain Ciri khusus keadaan wilayahCiri khusus suatu wilayah di permukaan bumi dapat diperoleh dari suatu proses yang menghubungkan antara unsur-unsur yang ada di wilayah Boyolali merupakan daerah penghasil susu serta daging ternak yang baik karena daerah tersebut memiliki kombinasi yang menguntungkan antara curah hujan, jenis tanah, topografi, suhu, serta jenis LokalisasiKonsep ini menjelaskan tentang pemusatan suatu kegiatan pada wilayah terbatas, dimana kondisi tersebut akan dapat menambah fungsi wilayah Selain sebagai kota pelabuhan, surabaya juga dikenal sebagai kota industri di Interaksi keruanganPerbedaan wilayah satu dengan wilayah lainnya di permukaan bumi ini merupakan salah satu faktor pendukung terjadinya interaksi atau hubungan di antara wilayah-wilayah tersebut. Misalnya hubungan kerjasama dalam peniagaan, maupun tukar menukar jasa, manusia, serta Skala wilayahKombinasi unsur alam serta teknologi yang dimiliki merupakan faktor penentu apakah suatu wilayah yang dianggap mikroskopis wilayah yang sempit dapat digeneralisasikan menjadi wilayah makro wilayah yang memiliki artian luas7. Konsep perubahanKondisi yang dialami oleh suatu wilayah pada saat ini merupakan hasil dari proses perubahan yang dialami wilayah tersebut dari masa lampau, baik itu perubahan jangka panjang maupun jangka pendek. Misalnya iklim di Indonesia merupakan perubahan jangka panjang, sedangkan pembagian musim di Indonesia merupakan perubahan jangka adanya konsep-konsep tersebut, maka seorang geograf diharapkan mampu memahami pokok-pokok ruang permukaan bumi tempat ia tinggal. Pokok-pokok tersebut antara lain adalah Persebaran gejala-gejala yang ada di permukaan bumiHubungan dengan gejala lain di suatu wilayah yang bersangkutanHubungan dengan gejala lain di lain wilayahEfek yang ditimbulkan dari satu atau lebih gejala-gejala tersebutVariasi gejala dari masing-masing wilayahAlasan mengapa timbul gejala di suatu tempat sedangkan di tempat lain tidak adaPembauran gejala spasialGerakan-gerakan gejala yang bertimbal balikAlasan mengapa gejala yang timbul secara tidak teraturBentuk jaringan dari bermacam-macam gejalaKepadatan serta pengelompokan gejalaLokasi serta lokalisasi gejalaPembatasan adanya penduduk serta kegiatannya di suatu wilayah tertentuEfek yang ditimbulkan dari kegiatan yang dilakukan pada tempat lainnyaDan dengan memahami pokok-pokok tersebut, maka diharapkan kita dapat memahami Hubungan antara manusia dan bumi dengan segala bentuk keuntungan serta hambatannya bagi kehidupanTingkat keterbatasan manusia dari permukaan bumi tempatnya hidupCara memecahkan masalah-masalah yang terkait dengan adanya ruang dan jarakMampu mengatur kondisi permukaan bumi serta Diatasa adalah penjelasan secara rinci mengenai konsep geografis yang dikemukakan oleh beberapa para ahli. Dan semoga penjelasan ini bisa bermanfaat.

unsur kehidupan manusia yang paling utama dikaji oleh geografi adalah